Batik Pecinan atau Cina

Standar

Batik Pecinan atau Cina

Bangsa Cina sudah lama dikenal sebagai bangsa perantau. Mereka juga dikenal teguh dalam melestarikan adat budaya leluhurnya. Biasanya di negeri perantauan, mereka tetap melestarikan budayanya. Mereka terbiasa memadukan budaya mereka dengan budaya lokal sebagai bentuk akulturasi budaya.

Demikian juga yang terjadi di Indonesia, khususnya pada batik. Keturunan dari para perantau Cina di Indonesia biasanya memproduksi batik untuk komunitas sendiri dan diperdagangkan. Batik produksi mereka yang disebut batik pecinan memiliki warna yang cukup variatif dan cerah. Dalam selembar kain, mereka dapat menampilkan bermacam warna.

Motif yang digunakan pun banyak memasukkan unsur budaya Cina, seperti motif burung huk (merak) dan naga. Biasanya pola batik pecinan lebih rumit dan halus. Pada zaman dulu, batik pecinan yang berbentuk sarung dipadukan dengan kebaya encim sebagai busana khas para perempuan keturunan Cina di Indonesia. Pekalongan cukup terkenal dengan produksi batik pecinan. Batik-batik model encim di masa sekarang juga sering diangkat sebagai tren mode pada masa tertentu, terutama bila menjelang tahun baru Cina atau imlek.

www.BatikSolo.asia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s